Info Jaro – Dugaan keterlibatan oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Sikka dalam kasus penyalahgunaan narkoba menjadi sorotan publik. Menyikapi hal tersebut, Bupati Sikka menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila yang bersangkutan terbukti bersalah secara hukum.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga integritas aparatur sipil negara serta mendukung upaya pemberantasan narkoba di daerah.
Pemerintah Daerah Tegas Jaga Integritas ASN
Bupati Sikka menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentolerir keterlibatan ASN, termasuk PPPK, dalam tindak pidana narkotika. Menurutnya, ASN seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat, bukan justru terlibat dalam perbuatan yang melanggar hukum dan merusak masa depan generasi.
“Jika terbukti melalui proses hukum yang sah, tentu akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan. Salah satunya adalah pemberhentian,” tegas Bupati.
Proses Hukum Diserahkan ke Aparat Berwenang
Pemerintah Kabupaten Sikka menyatakan sepenuhnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Penanganan kasus tersebut diserahkan kepada aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Sikka, untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Pemda menegaskan tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum dan siap mendukung aparat kepolisian dalam upaya pemberantasan narkoba.

Baca juga: Hans Rumat Kritik Gerai NTT Mart di Manggarai Barat, Produk Masih Minim
Sanksi Disiplin Mengacu Regulasi ASN
Selain sanksi pidana, oknum PPPK yang terlibat narkoba juga terancam sanksi administratif. Sesuai ketentuan kepegawaian, ASN yang terbukti melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman tertentu dapat diberhentikan tidak dengan hormat.
Pemerintah Kabupaten Sikka memastikan akan menerapkan aturan tersebut secara konsisten demi menjaga wibawa birokrasi dan kepercayaan publik.
Peringatan bagi Seluruh ASN dan PPPK
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka agar menjauhi narkoba dan segala bentuk pelanggaran hukum. Pemerintah daerah mengingatkan bahwa setiap pelanggaran akan berdampak serius, tidak hanya pada individu, tetapi juga keluarga dan institusi tempat bekerja.
Pemda juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk aktif melakukan pembinaan dan pengawasan internal terhadap pegawai.
Komitmen Perangi Narkoba di Daerah
Bupati Sikka menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan elemen masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba. Upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi dinilai sama pentingnya dengan penegakan hukum.
Dengan langkah tegas ini, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan lingkungan birokrasi yang bersih, berintegritas, dan bebas dari narkoba.
















