Info Jaro – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Hans Rumat, melontarkan kritik terhadap keberadaan Gerai NTT Mart di Kabupaten Manggarai Barat. Ia menilai, gerai yang digadang-gadang sebagai etalase produk unggulan daerah tersebut masih belum berfungsi optimal karena minimnya ketersediaan produk lokal yang dipajang dan dipasarkan.
Kritik tersebut disampaikan Hans Rumat saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi gerai NTT Mart dalam rangka evaluasi program penguatan ekonomi kerakyatan berbasis produk lokal.
Gerai Belum Mencerminkan Kekayaan Produk Lokal
Menurut Hans Rumat, NTT Mart seharusnya menjadi wajah sekaligus sarana promosi bagi kekayaan produk unggulan daerah, mulai dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan, hingga produk UMKM kreatif. Namun fakta di lapangan menunjukkan, jumlah dan variasi produk yang tersedia masih sangat terbatas.
Ia menyayangkan kondisi tersebut, mengingat Manggarai Barat merupakan daerah pariwisata super prioritas yang seharusnya mampu menampilkan ragam produk khas NTT kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Peluang Pasar Wisata Belum Dimanfaatkan Maksimal
Hans menilai, posisi Manggarai Barat yang menjadi pintu gerbang wisata Labuan Bajo merupakan peluang besar bagi NTT Mart untuk berkembang. Keberadaan wisatawan dengan daya beli tinggi seharusnya bisa dimanfaatkan untuk memasarkan produk lokal secara lebih luas.
“Kalau produknya minim, bagaimana wisatawan bisa mengenal dan membeli produk khas NTT?” ujar Hans.

Baca juga: 5.337 KK di Ngada Masuk Kategori Miskin Ekstrem
Dorong Optimalisasi Peran OPD Terkait
Dalam kritiknya, Hans Rumat juga mendorong agar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lebih aktif dalam mengisi dan mengembangkan NTT Mart. Menurutnya, sinergi antara dinas perdagangan, koperasi dan UMKM, serta dinas pariwisata sangat dibutuhkan agar gerai tersebut tidak sekadar menjadi bangunan tanpa fungsi maksimal.
Ia menekankan pentingnya pendampingan kepada pelaku UMKM, mulai dari kurasi produk, peningkatan kualitas kemasan, hingga kontinuitas pasokan.
UMKM Lokal Perlu Didukung Serius
Hans menyebut, masih banyak pelaku UMKM di Manggarai Barat dan wilayah NTT lainnya yang memiliki produk berkualitas, namun belum mendapatkan akses pemasaran yang memadai. Keberadaan NTT Mart seharusnya menjadi solusi atas persoalan tersebut.
Namun tanpa manajemen yang kuat dan dukungan serius dari pemerintah daerah, tujuan awal pendirian NTT Mart dikhawatirkan tidak tercapai.
Evaluasi Konsep dan Manajemen Gerai
Lebih lanjut, Hans Rumat meminta agar konsep dan manajemen NTT Mart dievaluasi secara menyeluruh. Ia menilai perlu ada strategi jelas mengenai pengadaan produk, promosi, serta kerja sama dengan pelaku usaha lokal agar gerai dapat berjalan berkelanjutan.
Evaluasi ini penting agar anggaran yang telah digelontorkan pemerintah tidak menjadi pemborosan, melainkan benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Harapan Jadi Etalase Produk NTT
Hans berharap ke depan, NTT Mart di Manggarai Barat dapat bertransformasi menjadi etalase produk unggulan NTT yang sesungguhnya. Dengan pengelolaan yang profesional dan dukungan lintas sektor, gerai tersebut diyakini mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.
“NTT Mart harus hidup, ramai, dan penuh produk lokal. Itu baru namanya etalase daerah,” tegasnya.
Dorong Tindak Lanjut Konkret
Sebagai wakil rakyat, Hans Rumat menyatakan akan terus mengawal dan mendorong adanya tindak lanjut konkret dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi terkait pengelolaan NTT Mart. Ia berharap kritik ini menjadi bahan evaluasi bersama demi penguatan ekonomi lokal di NTT.
















