Info Jaro — Aksi demonstrasi buruh kembali digelar hari ini di kawasan Istana Negara dan Gedung DPR RI, Jakarta. Ribuan buruh yang tergabung dalam berbagai konfederasi dan serikat pekerja turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan terkait kebijakan ketenagakerjaan, upah, serta penolakan sejumlah aturan turunan UU Cipta Kerja.
Polda Metro Jaya memastikan bahwa pengamanan telah diperketat, dan rekayasa lalu lintas (lalin) akan diberlakukan secara situasional menyesuaikan perkembangan massa di lapangan.
Arus Lalu Lintas Berpotensi Dialihkan
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa beberapa ruas jalan utama di sekitar Istana dan DPR kemungkinan akan ditutup atau dialihkan, bergantung pada kepadatan massa.
Potensi pengalihan arus antara lain:
-
Jalan Medan Merdeka Barat
-
Jalan Medan Merdeka Utara
-
Jalan Gatot Subroto menuju Kompleks DPR/MPR
-
Jalan Gerbang Pemuda – Jalan Pemuda
-
Flyover Senayan dan akses Slipi–DPR
“Rekayasa lalu lintas bersifat fleksibel. Jika massa mulai padat, arus akan kami alihkan untuk menjaga keamanan dan kelancaran,” ujar perwakilan Ditlantas.
Pengendara diimbau menghindari kawasan Jalan MH Thamrin, Sudirman, Harmoni, dan Semanggi pada jam-jam krusial aksi.
Ribuan Buruh Diperkirakan Hadir
Koalisi serikat buruh memperkirakan ribuan peserta aksi akan memadati dua titik utama: Istana Negara dan DPR RI. Sejumlah tuntutan yang diangkat antara lain:
-
Penolakan terhadap aturan turunan UU Cipta Kerja yang dianggap merugikan pekerja
-
Kenaikan UMP/UMK 2025 yang lebih berpihak pada buruh
-
Jaminan perlindungan kerja dan kepastian status karyawan
-
Penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan
Selain long march dan orasi, massa juga akan membawa atribut organisasi dan spanduk berisi seruan perbaikan kebijakan.

Baca juga: Indonesia umumkan Kejadian Luar Biasa Polio berakhir
Polisi Perketat Pengamanan Dua Lokasi Strategis
Polda Metro Jaya mengerahkan personel gabungan untuk pengamanan. Posisi petugas disebar di sepanjang lokasi aksi, titik akses masuk, serta jalur-jalur alternatif lalu lintas.
“Kami memastikan aksi berjalan tertib dan damai. Kami juga telah koordinasi dengan koordinator aksi untuk menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, polisi juga menyiapkan rute evakuasi darurat serta unit patroli bermotor.
Imbauan untuk Masyarakat dan Pengendara
Masyarakat yang beraktivitas di pusat kota diminta mengatur ulang jadwal perjalanan, bekerja dari rumah bila memungkinkan, atau memanfaatkan transportasi umum guna mengurangi kemacetan.
Polda Metro Jaya menghimbau:
-
Hindari kawasan Istana, Monas, dan DPR pada jam padat aksi
-
Ikuti informasi resmi kondisi lalu lintas dari kepolisian
-
Prioritaskan keselamatan dan tidak memaksakan diri melewati area demonstrasi
















