Jaro – Suasana pesta pernikahan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), berubah mencekam setelah terjadi kasus penikaman yang menewaskan satu orang dan menyebabkan dua lainnya mengalami luka berat, Sabtu (23/8/2025) dini hari.
Kapolres Sikka, AKBP Umar Faruq, membenarkan peristiwa tersebut. Insiden berdarah itu terjadi di sebuah acara pesta nikah di wilayah Kecamatan Alok. “Benar, ada kejadian penikaman di lokasi pesta pernikahan. Satu korban meninggal dunia, dua lainnya dalam kondisi kritis dan sudah mendapat perawatan di RSUD TC Hillers Maumere,” ujarnya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi, keributan bermula ketika dua kelompok tamu pesta terlibat adu mulut akibat persoalan sepele. Cekcok kemudian berujung pada aksi saling dorong hingga salah seorang pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau.
“Pelaku menusuk korban secara membabi buta. Satu orang tewas di tempat karena luka parah di dada, sementara dua lainnya mengalami luka tusukan di perut dan lengan,” jelas Kasat Reskrim Polres Sikka, Iptu Yohanes Tefa.
Identitas Korban
Polisi menyebut korban meninggal berinisial YM (27), warga Maumere. Sementara dua korban luka berat yakni AS (25) dan DM (30), masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Baca juga: Yassierli Sebut OTT Noel Jadi Pukulan Berat untuk Kemenaker
Pelaku Masih Diburu
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu pelaku utama penikaman yang melarikan diri usai kejadian. “Kami sudah mengantongi identitas pelaku dan tim gabungan sedang melakukan pengejaran,” tegas Iptu Yohanes.
Polisi juga tengah memeriksa sejumlah saksi, termasuk panitia pesta, guna mengungkap motif pasti peristiwa ini.
Suasana Duka
Peristiwa penikaman ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Rumah duka di Maumere dipenuhi sanak keluarga dan warga yang memberikan dukungan moral.
“Seharusnya ini pesta bahagia, tapi malah berubah jadi tragedi. Kami berharap polisi segera menangkap pelaku,” ungkap salah satu keluarga korban.
















