Info Jaro — Upaya pencarian korban bencana longsor di Kabupaten Banjarnegara kembali membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan tujuh korban tambahan yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah longsor besar melanda wilayah tersebut pada akhir pekan. Penemuan ini menambah daftar korban meninggal yang terus bertambah seiring intensifnya proses pencarian.
Ditemukan Berdekatan di Titik Material Longsor
Menurut laporan dari posko utama, ketujuh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area yang sama, tepatnya di sektor pencarian yang sebelumnya sulit dijangkau akibat tebalnya tumpukan material tanah.
“Kami berhasil menemukan tujuh korban lagi pagi ini. Seluruh korban ditemukan berdekatan, tertimbun material longsoran sedalam tiga hingga lima meter,” ujar komandan tim operasi SAR.
Proses evakuasi dilakukan dengan alat berat serta pencarian manual menggunakan sekop dan cangkul karena kondisi medan yang licin dan rawan longsor susulan.
Cuaca Buruk Hambat Pencarian
Sejak kejadian, hujan deras yang turun hampir setiap hari menyulitkan tim SAR untuk menembus area terdampak. Tebing yang labil serta akses jalan yang rusak membuat proses pencarian harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
“Kondisi hujan deras membuat tanah terus bergerak. Ini berbahaya bagi tim pencari. Kami harus menghentikan operasi setiap kali hujan deras turun,” katanya.
Meski demikian, tim SAR tetap berupaya memaksimalkan jendela waktu cuaca cerah untuk mempercepat evakuasi.

Baca juga: BNPB: 300 orang dievakuasi setelah Gunung Semeru meletus
Keluarga Korban Masih Menunggu di Posko
Di posko pengungsian, suasana haru tidak bisa dihindari. Warga yang kehilangan anggota keluarga terus menanti kabar dari tim pencari. Setiap jenazah yang tiba langsung diidentifikasi menggunakan pakaian, tanda fisik, hingga keterangan keluarga.
Beberapa warga terlihat menangis histeris ketika mendengar kabar ditemukannya korban baru yang diduga salah satu kerabat mereka.
“Kami hanya berharap semua cepat ditemukan, apa pun kondisinya,” ujar seorang warga yang masih menunggu tiga anggota keluarganya.
Jumlah Korban Diprediksi Terus Bertambah
Hingga laporan terakhir, puluhan warga masih dinyatakan hilang. Tim SAR memperkirakan jumlah korban jiwa kemungkinan bertambah, mengingat area yang tertimbun mencapai lebih dari tiga hektare dengan kedalaman bervariasi.
Selain tim SAR Nasional, bantuan juga datang dari BPBD, TNI-Polri, relawan lokal, serta para penambang yang terbiasa bekerja di medan terjal.
Pemerintah Pastikan Bantuan dan Relokasi
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara memastikan bahwa seluruh kebutuhan dasar pengungsi dipenuhi, termasuk makanan, selimut, layanan kesehatan, serta dukungan psikososial.
Bupati Banjarnegara menyampaikan bahwa pemerintah sedang memetakan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di zona berisiko tinggi.
“Lokasi ini tidak layak lagi dijadikan permukiman. Kami sedang mencari skema relokasi agar warga tidak lagi tinggal di wilayah rawan bencana,” ujarnya.
Harapan Penemuan Korban Lainnya
Operasi pencarian akan dilanjutkan hingga beberapa hari ke depan atau sampai semua korban yang dilaporkan hilang dapat ditemukan. Tim SAR berharap cuaca bersahabat agar proses evakuasi berjalan lebih cepat dan aman.
















