Info Jaro – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi memutuskan perpanjangan masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama selama enam bulan ke depan. Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas manajemen sekaligus memastikan proses seleksi Direktur Utama definitif berjalan sesuai ketentuan.
RUPS LB Digelar di Kupang
RUPS Luar Biasa tersebut digelar di Kantor Pusat Jamkrida NTT, Kupang, Kamis (16/10), dan dihadiri oleh jajaran pemegang saham utama, termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai pemegang saham pengendali, Dewan Komisaris, serta pejabat internal perusahaan.
Dalam rapat itu, seluruh peserta menyepakati bahwa kepemimpinan sementara perlu diperpanjang untuk menjaga keberlanjutan program kerja perusahaan yang tengah berjalan, khususnya dalam memperkuat kinerja penjaminan kredit daerah dan dukungan terhadap UMKM di NTT.
Ketua RUPS LB, Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Kosmas D. Lana, mengatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi internal perusahaan dan proses administratif yang masih berlangsung.
“Setelah melalui pembahasan mendalam, kami menyepakati untuk memperpanjang masa jabatan Plt Direktur Utama selama enam bulan ke depan. Ini penting agar manajemen tetap solid sambil menunggu penetapan pimpinan definitif melalui mekanisme yang transparan,” ujarnya.
Fokus Menjaga Kinerja dan Layanan
Plt Direktur Utama Jamkrida NTT yang masa tugasnya diperpanjang, Yohanes P. Lamanepa, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemegang saham. Ia menegaskan akan melanjutkan program kerja prioritas yang telah berjalan, termasuk memperkuat sinergi dengan lembaga keuangan dan memperluas jangkauan penjaminan bagi pelaku usaha kecil dan menengah di wilayah NTT.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan ini. Kami akan memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan efektif, transparan, dan tetap fokus pada pelayanan terbaik bagi mitra kerja dan masyarakat,” kata Yohanes.
Ia juga menambahkan bahwa dalam enam bulan ke depan, pihaknya akan menekankan efisiensi internal dan penguatan tata kelola perusahaan agar Jamkrida NTT semakin siap menghadapi tantangan ekonomi daerah yang dinamis.
Komitmen Pemerintah Daerah
Sementara itu, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan komitmennya untuk terus mendukung eksistensi dan pengembangan Jamkrida sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berperan penting dalam memperkuat ekonomi daerah.

Baca juga: Kalsel kemarin dari TEF 2025 hingga harga cabai Hiyung
Menurut Sekda Kosmas Lana, Jamkrida memiliki posisi strategis dalam membantu pelaku usaha lokal mendapatkan akses pembiayaan melalui skema penjaminan kredit yang lebih ringan.
“Jamkrida NTT harus tetap menjadi mitra strategis bagi dunia usaha, terutama sektor UMKM. Karena itu, keberlanjutan kepemimpinan dan konsistensi program menjadi hal yang kami jaga bersama,” tegasnya.
Proses Seleksi Dirut Definitif
Dalam rapat tersebut, RUPS LB juga menyetujui pembentukan panitia seleksi (pansel) untuk proses rekrutmen Direktur Utama definitif. Pansel akan bekerja selama masa perpanjangan enam bulan dan bertugas menyeleksi kandidat berdasarkan kompetensi, integritas, dan pengalaman di bidang keuangan atau penjaminan.
“Kami ingin proses seleksi berjalan profesional dan objektif, sehingga hasilnya benar-benar menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Jamkrida NTT semakin maju,” ujar Kosmas.
Dorong Kontribusi terhadap PAD
Jamkrida NTT selama ini dikenal sebagai salah satu BUMD yang memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan dukungan kepemimpinan yang stabil, diharapkan perusahaan dapat meningkatkan performa keuangan sekaligus memperluas jangkauan layanan penjaminan kredit.
Plt Dirut Yohanes juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja perusahaan agar tetap tumbuh sehat dan berdaya saing. “Kami akan terus melakukan inovasi produk penjaminan serta memperkuat kerja sama dengan bank dan koperasi di seluruh kabupaten/kota di NTT,” ujarnya.
Harapan Menuju Kepemimpinan Baru
Dengan diperpanjangnya masa jabatan Plt selama enam bulan, pemegang saham berharap proses transisi menuju kepemimpinan definitif dapat berjalan lancar tanpa mengganggu kinerja perusahaan.
“Kami ingin memastikan Jamkrida NTT tetap berada di jalur yang benar. Enam bulan ini adalah masa persiapan menuju babak baru yang lebih kuat dan profesional,” tutup Kosmas Lana.
















